Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Budidaya Ulat Sutera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budidaya Ulat Sutera. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 September 2012

Mengenal Usaha Budidaya Ulat Sutera

Kain sutera tentu sudah cukup akrab di tengah masyarakat kita, selain rasa nyaman pada saat dipakai kain sutera juga dikenal cukup halus. Sutera yang dibuat dengan alat tenun tradisional atau Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) semakin menambah daya tarik kain sutera. Sebagian orang tidak mengetahui bahwa kain sutera dibuat dari kokon ulat sutera, namun bagi sebagian orang budidaya ulat sutera telah

Jumat, 06 Juli 2012

Ulat Sutera Binatang yang Rakus

Siapa bilang tubuh kecil berarti karena makannya sedikit. Hukum ini tidak berlaku untuk makhluk hidup kecil lain seperti ulat sutra. Meski posturnya tidak lebih besar dari ibu jari orang dewasa, hewan ini membutuhkan makanan sangat banyak.Selain butuh makan yang banyak, ulat ini pun sangat selektif soal makanan. Dia hanya mau memakan daun murbei dan tidak daun lainnya. Tidak heran ulat sutra

Minggu, 29 April 2012

Ulat Sutera, Harapan Baru Bagi Lahan Kering

Desa Sumur, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal mungkin mempunyai lahan yang sulit ditanami tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi, seperti padi atau palawija. Namun, warga desa menemukan alternatif tanaman yang dapat tumbuh dengan baik, yakni pohon murbei (Morus alba L), dan lebih lanjut, mengembangkan budidaya ulat sutera.“Kondisi lahan di desa kami tidak terjangkau saluran irigasi, jadi

Selasa, 13 Maret 2012

Budidaya Ulat Sutera

Budidaya ulat sutera merupakan salah satu usaha yang dapat ditekuni. Bila dilakukan dengan tata cara yang benar, usaha ini menjanjikan keuntungan.Selain menghasilkan benang sutera, usaha ini juga dapat diteruskan hingga ke bagian hilirnya, yaitu tenun sutera, sehingga menghasilkan berbagai jenis kain sutera yang halus dan indah.Salah satu lokasi budidaya ulat sutera dan penenunan kain sutera

Sabtu, 10 Maret 2012

Budidaya Ulat Sutera, Murbei & Peluang ekonominya

Tidak saya lupakan. Pada suatu siang pulang sekolah, dengan membawa sekeranjang daun murbei, saya mendapatkan puluhan ulat sutera yang dipelihara dengan penuh kasih dan harapan, mati bergelimpangan, di kerumuni beribu-ribu semut. Ya ampun! malapetaka apakah yang lebih menyedihkan seorang murid kelas 5 Sekolah dasar, selain kematian hewan-hewan piaraan yang begitu di sayang?Lagipula, ulat sutera

Label